Manajemen Pertolongan Pertama Gigitan Ular di Wilayah Pertanian Bagi Masyarakat Awam

Authors

Ruris Haristiani, Fakultas Keperawatan Universitas Jember; Rismawan Adi Yunanto, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember, Indonesia; Baskoro Setioputro, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember, Indonesia; Rokhani, Universitas Jember, Indonesia; Nadira Rifqi Al Mufidah, Universitas Jember, Indonesia; Afa Fa'iqotun Nikmah, Universitas Jember, Indonesia

Keywords:

Manajemen pertolongan pertama, Gigitan Ular, Pertanian

Synopsis

Indonesia adalah negara agraris dan termasuk wilayah Asia Tenggara yang beriklim tropis. Mayoritas masyarakat indonesia bekerja dalam lingkup pertanian, berdasarkan data tahun 2015 Indonesia memiliki luas wilayah pertanian mencapai 8.087.393 hektar (Badan Pusat Statistik, 2015). Petani menjadi salah satu mayoritas korban gigitan ular yang dirawat di Rumah Sakit (Wibawa dkk., 2022). Tahun 2008 kasus gigitan ular di dunia sekitar 237.379-1.184.550 dan angka kematian mencapai 15.385-57.636 di wilayah Asia Pasifik (WHO, 2016).

Kita semua tahu, ular merupakan salah satu hewan yang sering ditemui dalam keseharian masyarakat pertanian. Seringkali di berbagai media kita melihat kasus-kasus insiden gigitan dan paparan racun ular, seringkali sampai memakan korban jiwa. Hadirnya buku ini sebagai referensi dan penambah wawasan bagaimana masyarakat bersikap dan bertindak dalam penanganan gigitan ular. Buku ini memang dibuat dalam rangka memberikan pedoman pada masyarakat awam khususnya para petani yang bekerja di seluruh Indonesia, mengingat ternyata masih banyak kesalahan dan kesimpangsiuran dalam penanganan paparan racun atau bisa ular. Melalui buku ini, publik bisa mengetahui jenis ular berbisa yang ada, jenis bisanya, penanganan apabila kita dan orang terdekat kita tergigit. Semoga buku ini dapat memberikan sumbangsih cakrawala pengetahuan.

Uk. 14,8cm x 21cm (viii+ 66hlm)

ISBN : Dalam proses

Pesan Buku : Via Shopee , Pesan Langsung Klik disini

Published

19 July 2023